Cari Duit Mandiri

Convert Video to MP3 dengan (AVC)


Jika anda memiliki file video, dan ingin mengubah ekstensi file nya menjadi format-format lain, seperti format MP4 ke MPEG atau mungkin dengan format yang berbeda. Maka hal ini tidak begitu sulit anda lakukan, bahkan jika anda ingin mengubah bentuk video kedalam bentuk MP3, juga bisa dilakukan. Dengan software video converter (AVC), maka Anda dapat mengubah format file sesuai dengan keinginan Anda.



Bagi anda yang tertarik untuk mencobanya, silahkan klik disini untuk mendownloadnya secara gratis.



Berikut langkah-langkah penggunaannya :

  1. Setelah anda menginstal programnya, maka jalankan program AVC tersebut

  2. Lalu anda klik Add Video pada sisi kiri atas, maka anda akan ditampilkan dengan kotak dialog untuk mencari file Video yang ingin anda konversi


  3. Karena pada contoh ini kita ingin mengubah format video kebentuk MP3 maka anda klik profile dan pilih MP3 audio (*.MP3)


  4. Kemudian langkah yang terakhir, anda klik Convert untuk memulai konversi video.


Anda hanya membutuhkan waktu yang tidak lama, tergantung dari berapa ukuran file video yang anda convert.


Read more...

Mengembalikan File Yang Terhidden oleh Virus


Virus komputer yang menyusup melalui flashdisk dan ketika dicolok ke komputer maka bisa menyembunyikan file-file anda. Biasanya walaupun anti virus membaca keberadaan virus maka virus bisa dimusnahkandan semua file-file yang berada dalam folder tiba-tiba menghilang. Bagi pandangan setiap orang yang belum mengetahui menganggap bahwa file file tersebut turut terhapus bersamaan dengan virus saat proses scanning, tapi ketika dicek pada tab properties maka kapasitas flashdisk masih sama dengan kapasitas file-file kita yang masih ada pada flashdisk artinya file-file tersebut masih ada dan di hidden oleh virus.



Untuk mengembalikan file-file anda yang masih terhiden karena virus tadi maka anda bisa menggunakan script file BAT dan caranyapun sangat sederhana. Jika anda tertarik anda boleh mencobanya, dengan cara berikut :



  1. Silahkan anda buka Buka notepad

  2. Copy paste script kode berikut ini pada notepad
    echo off
    echo "Anti Super Hidden"
    echo "Program Sedang Berjalan"
    echo "Silahkan Tunggu......"
    echo "Sambil Menunggu Kunjungi http://ilmuntrik.blogspot.com/"
    attrib -s -h *.* /s /d
    echo "Program selesai"
    exit P/ A/ Q

  3. Simpan dengan nama AntiSuperHide.bat

  4. Tempatkan file AntiSuperHide.bat ini di drive atau di folder yang anda curigai terdapat file yang terhidden

  5. Dobel klik file tersebut untuk menjalankan AntiSuperHide.bat. Tunggu beberapa saat hingga proses selesai dan lihat hasilnya


Selamat Mencoba

Read more...

Membuat Partisi Windows 7 Tanpa Software


Membuat partisi pada windows 7 dapat kita lakukan dengan mudah. Partisi merupakan melakukan pembagian harddisk agar file/data bisa disusun dan lebih terstrukur. Biasanya pada saat kita pertama kali menginstal ulang komputer/laptop maka partisi hanya satu saja yaitu drive C. Akan tetapi anda tidak perlu bingung untuk melakukan pembagian partisi ini dan anda juga tidak perlu harus booting dan masuk melalui bios lalu melakukan partisi atau mungkin dengan software partition yang sudah banyak beredar di internet saat ini.



Pembagian drive ini bisa kita lakukan setelah kita menginstal ulang komputer. Cara pembagian drive inilah yang akan diberikan pada tutorial ini. Pembagian drive ini disebut dengan Shrinking the System Partition.



NB : Saat anda selesai melakukan partisi drive maka anda tidak perlu lagi melakukan restart untuk melihat hasilnya karena secara otomatis telah terbagi.



Berikut langkah-langkah yang harus anda ikuti :

  1. Klik logo windows yang berada disebelah kiri bawah layar komputer anda.

  2. Lalu pilih Control Panel >> System and Maintenance >> Administrative Tools >> Computer Management.


  3. Klik pilihan Storage, dan akan terbuka Disk Management console.

  4. Pilih drive yang akan anda bagi, misalnya saja anda ingin membagi Drive C.

  5. Lalu Klik kanan drive yang akan dibagi lalu anda pilih Shrink Volume.


  6. Maka kotak dialog Shrink untuk pembagian drive akan muncul,

  7. Lalu pada kotak Enter the amount the space to shrink in MB, silahkan anda input kapasitas drive dalam satuan Mb (1 Gb = 1000 Mb). Perlu juga anda ketahui bahwa kapasitas drive yang baru anda buat tidak boleh melebihi ruang kosong drive yang lama. Jika sudah sesuai, klik tombol Shrink.


  8. Setelah di Shrink akan muncul partisi baru yang masih kosong berwarna hitam.

  9. Lalu klik kanan pada partisi kosong itu dan pilih ‘New Simple Volume’ >> Lalu klik Next >> Next >> Next >> Next lagi >> dan Finish.



Maka partisi yang berwarna hitam tadi menjadi warna biru, dan drive yang baru ini sudah bisa anda gunakan untuk penyimpanan data.


Read more...

Cara Menon-Aktifkan Aplikasi Program Komputer


Pada saat menggunakan komputer pasti semua aplikasi software yang sudah di instal bisa anda pergunakan sesuai keinginan anda. Akan tetapi anda juga bisa membuat program yang sedang anda gunakan tidak dapat anda jalankan. Membuat aplikasi program anda tidak berfungsi saat kita ingin menggunakannya. Hal ini bisa anda lakukan karena ada sebuah software yang bisa menjawabnya, software ini disebut Applocker dari Smart-x.com.



Kita bisa mengatur aplikasi mana saja yang akan kita kunci sehingga tidak bisa digunakan dan aplikasi lain yang bisa anda jalankan. Jika anda tertarik untuk mencobanya silahkan download disini, ukurannya sekitar 1 MB dan anda juga tidak perlu berlama-lama untuk mendownloadnya.


Berikut cara menggunakannya :
  1. Setelah anda menginstal softwarenya, jalankan program Applocker,
    Beri check/contreng pada nama aplikasi yang akan di-nonaktifkan , kemudian klik Save >> Close.


  2. Coba anda jalankan aplikasi yang tadi dicheklist, maka akan ada peringatan seperti ini :

  3. Jika ada program yang tidak terdaftar pada daftar, maka anda bisa menambahnya secara manual. Klik Configure , pada kolom Caption isi dengan nama program (namanya bebas) yang akan anda non-aktifkan, pada kolom executable file name isi dengan nama file *.exe program tersebut >>Klik Add >> Klik OK.


  4. Untuk mengembalikan aplikasi yang anda non-aktifkan tadi, pilih uncheck pada nama aplikasi.
    Selamat Mencoba.

Read more...

Alasan Komputer Harus di Shutdown


Saat kita sudah selesai menggunakan computer pasti kita harus melakukan shutdown untuk mematikan computer tersebut. Tetapi biasanya sebagian pengguna computer tidak melakukan hal seperti itu dan langsung saja menekan tombol turn off pada cpu serta monitornya. Padaha jika dilakukan hal seperti ini maka banyak sekali hal yang dapat merugikan kita.



Komputer yang kita gunakan juga akan mengalami kerusakan akibat putusnya hubungan listrik ke computer tanpa adanya proses shutdown. Untuk itu berikut beberapa kendala yang bisa terjadi :




  1. Saat proses shutdown berlangsung komputer akan membuat konfigurasi ulang komponen yang terpakai seperti software dan aplikasi lainnya serta data yang digunakan atau yang di delete. Jika kita mematikan komputer secara langsung, maka komponen dan software serta data yang digunakan tidak dapat disimpan kedalam registrasi, sehingga bila terjadi masalah pada komputer maka komputer tidak dapat mengadakan system recofery berdasarkan tanggal atau waktu yang di tetapkan.


  2. Ketika proses shutdown, processor memberikan perintah kepada bios untuk menghentikan segala pekerjaan2 komponen peralatan, sehingga arus atau daya yang terpakai diputus secara normal, tapi kalau kita mematikan langsung maka komponen komputer secara mendadak mati tanpa pemutusan arus secara normal sehingga lama kelamaan akan menimbulkan kerusakan pada komponen komputer.


  3. Pada saat proses shutdown fan komputer akan bekerja duakali lebih cepat untuk proses pendinginan processor, kalau kita mematikan komputer secara langsung, maka pendinginan processor tidak bekerja secara normal maka lama-kelamaan processor bisa rusak. Pada saat proses shutdown system memory akan dikosongkan, sehingga pada saat komputer dipakai lagi maka memory sudah benar-benar dalam keadaan refresh, kalau kita mematikan komputer secara langsung maka besar kemungkinan memory bisa rusak.


  4. Pada saat proses shutdown hardisk bekerja untuk menyimpan data yang diperintahkan processor serta menyalin data komponen serta software kedalam registrasi komputer, kemudian head hardisk akan kembali keposisi awal (keposisi tidak membaca hardisk), kalau kita mematikan komputer secara langsung maka selain data komponen dan software tidak tersimpan pada registry, juga posisi head hardisk berada di tengah2 silinder hardisk, sehingga pada saat dihidupkan kembali head komputer dapat merusak silinder hardisk sehingga terjadi Bad sector hardisk, lama kelamaan akan menyebabkan hardisk rusak.


Dengan beberapa hal diatas maka anda akan semakin paham dengan sistem kerja tersebut. Oleh karena itu jika ingin mematikan komputer anda harus melakukan proses shutdown terlebih dahulu jika tidak ingin ada masalah kerusakan pada system komputer baik softwarenya maupun hardwarenya.



Read more...

Cara Mudah Mencegah Virus Masuk Melalui Flashdisk



Buat anda yang ingin mencegah virus masuk melalui flashdisk berikut ada salah satu cara yang ringan dan gampang untuk mencobanya. Dengan flashdisk yang sering kita gunakan dan berpindah dari computer satu ke computer lain yang belum tentu bersih dari virus maka hal ini bisa menyebabkan computer anda terinfeksi virus.




Penyebaran virus melalui USB biasanya menggunakan fitur autorun atau disebut juga dengan autoplay. Cara ini sangat mungkin untuk mengurangi potensi computer anda dari serangan virus. Anda hanya menon-aktifkan fitur autorun saja. Jika anda tertarik untuk mencoba maka ikuti langkah-langkah berikut :




  1. Klik tombol start > Run atau (Logo windows + R).




  2. Ketik gpedit.msc lalu pilih Ok, maka akan tampil kotak dialog Group Policy




  3. Pada kotak dialog tersebut, local computer policy terbagi 2 yaitu computer configuration dan user configuration. Anda klik folder Computer Configuration >> Administrative Templates >> System.


  4. Lalu anda pilih turn-off autoplay maka akan tampil kotak dialog lalu klik enabled dan pada turn off autoplay on anda pilih All drive kemudian Ok, seperti pada gambar dibawah ini.




  5. Langkah selanjutnya anda pilih user configuration >> Administrative Templates >> System.

  6. Kemudian pilih turn-off autoplay lalu klik enabled dan pada turn off autoplay on pilih All drive lalu Ok.



Jika sudah selesai maka paling tidak anda sudah mencegah virus masuk melalui flashdisk. Selamat mencoba...



Read more...

  Copyright © MPj || The Professional Template by Ourblogtemplates.com 2008

Back to TOP